Please use this identifier to cite or link to this item:
https://ptsldigital.ukm.my/jspui/handle/123456789/782935| Title: | Dampak kebijaksanaan uang ketat terhadap kegiatan ekonomi di Indonesia |
| Authors: | Jamaluddin Ahmad |
| Conference Name: | Seminar Ekonomi dan Manajemen Indonesia-Malaysia |
| Keywords: | Ekonomi Indonesia |
| Conference Date: | 1993-06-05 |
| Conference Location: | Banda Aceh, Indonesia |
| Abstract: | Ada tiga penyakit utama ekonomi secara makro untuk jangka pendek, yaitu inflasi, pengangguran dan defisit neraca pembayaran. Penyakit-penyakit tersebut perlu diobati secara seksama untuk mencapai tujuan ekonomi makro jangka panjang, yaitu pertumbuhan ekonomi (economic growth) yang diukur dengan Produk Domestik Bruto (PDB) dan distribusinya secara lebih merata (equity). Untuk mengobati penyakit-penyakit ekonomi tersebut, dikenal ada dua kebijaksanaan utama yaitu kebijaksanaan moneter (Monetary Policy) dan kebijaksanaan fiskal (Fiscal Policy). Di samping itu juga dikenal peralatan kebijaksanaan (Policy Instruments) berbagai kebijaksanaan pendapatan (Income Policies) dan berbagai kebijaksanaan ekonomi luar negeri atau (Foreign Economic Policies) (Samuelson and Nordhaus, 1985 : 90). Kebijaksanaan uang ketat (KUK) atau "Tight Money Policy" (TMP) merupakan salah satu instrumen dari kebijaksanaan moneter, yang dilaksanakan melalui operasi pasar terbuka. |
| Pages: | 1-19 |
| Call Number: | HC447.S423 1997 sem |
| URI: | https://ptsldigital.ukm.my/jspui/handle/123456789/782935 |
| Appears in Collections: | Seminar Papers/ Proceedings / Kertas Kerja Seminar/ Prosiding |
Files in This Item:
There are no files associated with this item.
Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.