Please use this identifier to cite or link to this item: https://ptsldigital.ukm.my/jspui/handle/123456789/782935
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorJamaluddin Ahmad-
dc.date.accessioned2026-04-06T06:19:02Z-
dc.date.available2026-04-06T06:19:02Z-
dc.identifier.urihttps://ptsldigital.ukm.my/jspui/handle/123456789/782935-
dc.description.abstractAda tiga penyakit utama ekonomi secara makro untuk jangka pendek, yaitu inflasi, pengangguran dan defisit neraca pembayaran. Penyakit-penyakit tersebut perlu diobati secara seksama untuk mencapai tujuan ekonomi makro jangka panjang, yaitu pertumbuhan ekonomi (economic growth) yang diukur dengan Produk Domestik Bruto (PDB) dan distribusinya secara lebih merata (equity). Untuk mengobati penyakit-penyakit ekonomi tersebut, dikenal ada dua kebijaksanaan utama yaitu kebijaksanaan moneter (Monetary Policy) dan kebijaksanaan fiskal (Fiscal Policy). Di samping itu juga dikenal peralatan kebijaksanaan (Policy Instruments) berbagai kebijaksanaan pendapatan (Income Policies) dan berbagai kebijaksanaan ekonomi luar negeri atau (Foreign Economic Policies) (Samuelson and Nordhaus, 1985 : 90). Kebijaksanaan uang ketat (KUK) atau "Tight Money Policy" (TMP) merupakan salah satu instrumen dari kebijaksanaan moneter, yang dilaksanakan melalui operasi pasar terbuka.en_US
dc.language.isoinden_US
dc.subjectEkonomien_US
dc.subjectIndonesiaen_US
dc.titleDampak kebijaksanaan uang ketat terhadap kegiatan ekonomi di Indonesiaen_US
dc.typeSeminar Papersen_US
dc.format.pages1-19en_US
dc.identifier.callnoHC447.S423 1997 semen_US
dc.contributor.conferencenameSeminar Ekonomi dan Manajemen Indonesia-Malaysia-
dc.coverage.conferencelocationBanda Aceh, Indonesia-
dc.date.conferencedate1993-06-05-
Appears in Collections:Seminar Papers/ Proceedings / Kertas Kerja Seminar/ Prosiding

Files in This Item:
There are no files associated with this item.


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.